Archive for August, 2006

Udan Salah Mangsa

Wednesday, August 30th, 2006

Kemaren hujan (lagi). Hujan kedua dalam bulan ini.

Bulan Agustus, masuk musim apa sih ini? Seharusnya emang udah awal musim penghujan, tapi perasaan kemaren musim panasnya juga ga lom lama2 amat. Jadi secara teori musim hujannya juga mundur dunk…

Tapi jaman sekarang ini apa sih yang ga nyalahi pakem. Cuma sekedar musim, apalagi cuma sekedar hujan.

Udan salah mangsa. Sesuatu yang terjadi tidak pada waktu yang tepat, udah bukan hal yang aneh lagi kali ya. Sebenarnya sesuatu itu baik, tapi karena tidak pada waktu yg tepat, menjadi tidak baik lagi. Contohnya hujan kemaren itu. Temenku yang main ke kos jadi ga pulang2 karena ga bawa jas hujan; dia ga bawa jas hujan karena ga nyangka bakal hujan. Belum lagi temenku satunya yang acara jalan2 nya jadi ga menarik lagi karena hujan dadakan itu.

Contoh yang lain adalah kehadiran dia. Apalah artinya sejuta alasan yang mendukung pernyataan bahwa dia anugerah terindah dalam hidupku, dia baik untukku….bila dia hadir saat ini, di saat yang tidak tepat…di saat yang salah, di saat semua masih tidak tepat……

Dan akhirnya, semua itu mementahkan eksisitensinya di diriku.

Seandainya dia datang tiga tahun lalu…atau tiga tahun ke depan……

Blog: Dunia Kecilku

Sunday, August 27th, 2006

Whehehehe ada yang protes lagi: sering banget dapat email yg isinya pemberitahuan klo aku baru aja meng-update A Tale of A Heart :D

Yeah…begitulah, blog bagiku adalah media penyalur inspirasi. Kadang kalo lagi sibuk and depresi ga ada inspirasi sama sekali (seperti minggu kemaren), kalo sudah banyak inspirasi ga peduli tiap hari ya aku upload di blogs hehehe, maap yach, kan klo emang males baca yach ga usah dibaca. Tinggal delete notification emailnya, gampang kan?

Dulu, pas aku belom kenal blogging, aku senang menumpahkan inspirasi and perasaanku di notepad ato MS Word, trus aku simpen dengan nama aneh2 di komputerku, plus password. Cuma..sepertinya cara ini ga aman banget ya, makanya begitu kenal yang namanya blog kebiasaan itu kutinggalkan. Yeah..walaupun sampai saat ini cuma punya satu blog di FS, lumayanlah…at least apa2 yang menyesakkan dadaku bisa teralirkan.

Aku emang suka banget nulis, sejak aku bisa nulis kali ya. Seingatku sejak kelas 2 SD aku mulai bikin cerita pendek (dengan bahasa simple and tulisan cakar ayam mode on hehe). Trus kelas empat mulai bikin puisi and nyoba kirim2 cerpen ke BoBO and MENTARI (pernah dimuat lo..). Selain itu aku juga suka iseng bikin cergam, ya…bikin semacam cerita kartun gitu. Cuma, bakatku yang satu ini (gambar menggambar, lukis melukis) kayaknya sekarang benar2 terpendam. Cuma ampe semasa SD aja aku kembangkan dengan ikut berbagai lomba lukis, abis SMP udah nggak, sayang ya.

Tinggal hobi nulis aja yg terus jalan. Cuma, pas ceritaku beralih ke kisah2 remaja and yang lebih "matang" lagi temanya, semuanya cuma kukumpulin and jadi bacaan temen2 aja. Well..yeah..I like writing so much. Karena bagiku…setiap detik hidupku adalah cerita. Setiap yg kulalui adalah inspirasi.

Tau ga..pas jaman kecilku dulu, aku seneng banget menikmati hujan di beranda. Sambil makan pisang goreng, aku bakalan betah berimajinasi lewat tetes2 air kecoklatan yang jatuh dr langit itu. Membayangkan bahwa kebunku adalah sebuah dunia para liliput, lengkap dengan para liliput and rumah2 mereka di dahan2 pohon. Mereka muncul tiap hujan tiba, meluncur dari ranting pohon satu ke yang lainnya, berenang mengikuti arus air, naik perahu dari daun atau cuma meringkuk saja di balik panci rusak di bawah pohon jeruk. Hehehehe..

Btw, mungkin hobi menulis ini juga ada hubungannya ma hobi membaca, ya? Soalnya membaca juga mengasah kemampuan imajinasi and menuangkan inspirasi lewat tulisan. Untungnya, meski dalam hal tulis menulis and melukis aku ga sempat di"berikan wadah berkembang" oleh ortuku, kayake klo hobi membacaku disalurkan banget.

Sejak kecil, bahkan sejak sebelum sekolah, aku udah akrab ma buku bacaan, dari Donal, Tintin, Asterix, ampe Hai (meski pas TK cuma seneng liat gambare doank yach). Di rumahku dulu ada lemari kayu besar yang penuh buku, buku macem2 deh. Aku seneng banget menghabiskan waktu di depan lemari itu, melahap habis isinya. Seingatku kelas empat aku udah hobi baca Agatha Christie dan Sidney Sheldon, ketularan kakak. Eh tapi aku ingat banget, salah satu koleksi kakakku yang kubaca: Little Prince (Pangeran Kecil). Pa kelas empat itu (and kakakku udah udah SMA) dia bilang gini, "Mungkin ntar pas SMP kamu baru ngerti isi buku itu yg sebenarnya."
Ngg..perasaan saat itu, setelah membacanya beberapa kali, aku udah ngerti deh makna cerita buku itu…hehehehe.

Begitulah. Yeah…maka wajarlah bila kelak..aku juga ingin my next generation (my beloved children dunk) mewarisi hobi yang kurang lebih sama kayak mamanya ini. At least suka membaca lah, karena aku pikir, kebiasaan reading tuh baik banget. Apalagi bila udah ditanamkan sejak kecil. Wahh..klo udah punya rumah sendiri, punya keluarga sendiri, punya anak sendiri….aku pengen bikin perpustakaan di rumah yang penuh dengan buku2 bermutu…

Nggg…kira2 kapan, yach?

Seandainya Aku

Sunday, August 27th, 2006

Andai Tuhan tidak menciptakan setan
Serta pemicu sumbu-sumbu nafsu
Di puncak malam nan kelam

          Apakah Adam dan Hawa tak kan pernah
          Memanggil "Mama" "Papa"
          dan menyebarkan keturunan
          di bumi yang renta ini?

(Andai aku bukan satu dari warisan menyedihkan itu
Apa aku akan bahagia
Memeluk dunia sebagai awal dari surga?)

Seandainya saja aku air
Tanpa rasa angkuh dan ragu
Melaju dalam diam ke hilir dari hulu
          Apakah akan cuma kesejukan yang mengalir di nadiku?

Atau andai saja aku angin
Yang bergulir semilir tanpa rasa ingin
          Apa aku tak pernah perlu menahan rasa pilu
          Tiap rasa rindu itu berpacu?

Tapi sayang aku ini manusia
(Meski sebagian manusia berkata untungnya)
yang sempurna tapi tak sempurna
yang tak istimewa tapi merasa istimewa

Sampai kelak aku ini tanah
Yang lemah pada titik terendah.

Ibuku

Saturday, August 26th, 2006

Kata ayah,
Ibuku cantik.
(Aku sering mendengarnya saat ayah berada di dekat ibuku)
Rambutnya hitam panjang bagai helaian selendang bidadari yang indah.
Hidungnya mancung dengan bibir kecil yang merekah.
Kata ayah,
mata ibuku bagus.
Kata ayah,
Senyum ibuku manis.
Kata ayah, ibuku adalah perfecto.

Tapi bagiku, ibuku adalah gelombang pasang yang menenggelamkanku.

Ibuku cantik, tapi dia tidak menyayangiku
(beberapa kali saja aku mendengar dia memanggil namaku)
Ibuku cantik, tapi dia tidak menginginkanku
(beberapa kali saja dia bilang ingin merasakan aku tumbuh)

Aku tahu ayah juga begitu.
Bahkan mungkin lebih buruk dari itu.

Ayah bilang Ibu cantik, tapi ayah tidak menyayangi ibu.
Ayah bilang ibu adalah perfecto, tapi ayah tidak menginginkan ibu.

Ayah cuma menganggap ibu adalah ibu.
Ibu dari kakakku.
Dan bukan ibuku.

Maka (mungkin) dia tidak mau pula menganggap dirinya ayahku.

Ibuku yang cantik, dan ayahku yang bilang ibuku cantik…
adalah samudera yang menghanyutkan mimpiku.

(Bait2 yang tercipta setelah membaca "Jangan Bermain-Main (dengan Kelaminmu)" dan "Pintu Rahasia")

Sawo-Sawo Coklat

Saturday, August 26th, 2006

Sawo-sawo coklat
Bentukmu bulat-bulat
Rasanya manis nikmat
Kalah deh kue donat
hehehehe

Musim buah udah datang! Penyuka buah mulai bersenang-senang.

Hari ini, aku dapat sawo dari Benny, dibawain dari kampung halamannya. Thanks ya, Ben!Beberapa ada yg setengah matang. Yang udah mateng wah…manis boo (kayak yg makan). Yang bikin asyik lagi (selain dapet buah gratis dengan rasa yg manis), bentuk buah sawo itu gede2, sekilas kayak kentang gitu. Mungkin ini jenis bangkoknya sawo hehehe.

Btw…sekarang memang permulaan musim buah. Di sepanjang jalan dr kantor menuju kosan pohon2 mangga mulai menampakkan buah2nya yang menggoda. Asli…mmm..kayak ngidam aja gue :D Yang di dekat balkon depan kamarku juga gt (kadang2 pas iseng aku ngitungi pertambahan buah yg muncul pada dahan2nya yg rimbun).

Wah…abis gajian hunting ke Hypemart deh, nyari buah kesukaanku!

Please Forgive Me (Bryan Adams)

Tuesday, August 22nd, 2006

It still feels like our first night together
Feels like the first kiss and
It’s gettin’ better baby
No one can better this
I’m still hold on and you’re still the one


The first time our eyes met it’s the same feelin’ I get
Only feels much stronger and
I wanna love ya longer
You still turn the fire on

So If you’re feelin’ lonely.. don’t
You’re the only one I’d ever want
I only wanna make it good
So if I love ya a little more than I should

Please forgive me I know not what I do
Please forgive me I can’t stop lovin’ you
Don’t deny me
This pain I’m going through

Please forgive me
If I need ya like I do
Please believe me
Every word I say is true
Please forgive me I can’t stop loving you

Still feels like our best times are together
Feels like the first touch
We’re still gettin’ closer baby
Can’t get close enough I’m still holdin’ on
You’re still number one
 

I remember the smell of your skin
I remember everything
I remember all your moves
I remember you
I remember the nights ya know I still do

One thing I’m sure of
Is the way we make love
And the one thing I depend on
Is for us to stay strong

With every word and every breath I’m prayin’
That’s why I’m sayin’…

Note: I love this song very much, not mainly becoz it is sung by my beloved singer Bryan Adams (with his sexy voice) but also becoz this song has deep meaning for me….


Saat Sebuah Kebersamaan Mencipta Kegamangan

Thursday, August 17th, 2006

Menguntai jejak, setapak demi setapak.
Setelah semua kehilangan dan kekecewaan yg kita rasakan…
apakah terlalu naif bila teringkari dua batin resah menyandar di satu titik lelah?

Telah banyak terjadi di dunia nyata hal seperti itu,
dalam lingkupan kewajaran naluri manusia yang sangat manusiawi.
Tapi ini dunia kita, kan?
Dunia yang butuh tiga mata untuk melewatinya.

Ada hal yang membuat kita satu, itu aku tahu.
Tapi ada banyak alasan yang membuat ini hanya sekedar satu cerita, itu kita pahami
Karena sebuah kisah yang dimulai dengan kata "seandainya…" lebih sering cuma gelombang pasang sesaat

pada waktu yang tepat.

Maka, apapun yang kau tahu tentangku, apapun yang ku pikir tentangmu….
Seperti apapun yang kita rasa,
Biarlah jejak kita tercetak apa adanya…
Seperti bintang-bintang yg tersenyum di atas langit sana
Meski tak teraih, tapi nyata sinarnya.

(Buat seseorang yang telah menghabiskan duapuluh menit tuk memasang senar gitarnya sebelum mulai memetikkan <dan menyanyikan> sebait lagu untukku….)

VOTE FOR ME….Am I a flirtatious girl?

Wednesday, August 9th, 2006

Beberapa bulan terakhir ini banyak "gosip aneh" berhembus di sekitarku. Some vocabs such as "flirting," "jadian," "tebar pesona," "eksplorasi" and "new victim" menjadi nama belakang dr "Julie". Wah..!

Sekedar tahu aja, menurut English Dictionary, flirting artinya bercumbu-cumbuan/bergenit-genitan. Orang ygn genit dlm Bhs Inggris disebut Flirt sedangkan flirtatious sendiri merupakan kata sifat dr seorang flirt (genit-red).

Jadi, sebenarnya kata itu cukup "berbahaya" bukan? Apa aku memang se-Flirtatious itu? Ah..perasaan nggak deh. Aku cuma manis, sedikit manja, cerewet and mudah akrab, dengan orang baru sekalipun. Itu kali ya yang membuat orang "salah tangkap" dengan apa yg terjadi padaku dan pada "orang-orang baru" di sekitarku.

Bagi yang udah kenal mendalam pemikiran and perasaanku paling cuma ketawa aja mendengar gosip2 aneh tentang aku, seputar itu. Apalagi orang2 yang secara langsung berkaitan dengan gosip itu, mereka kebanyakan ga setuju kok (apalagi rela) dengan statemen bahwa mereka menjadi korban flirting. Flirting? Yang bener aja…that’s my "inner beauty", guys hahaha..I do it naturally.

Anyway…kalo misalnya aku tiba2 deket ma cowok di sebelahmu, apa aku salah? Kalo tiba-tiba kau melihat teman cowokmu (teman loh..bukan pacarmu) datang ke menemuiku and then ngobrol akrab and perhatian padaku apa itu aneh? Itu bukan semacam eksplorasi, Beib…May be, kebetulan ada yg nyambung antara aku dan dia.

Hell, yeah…by the way…emang ada semacam "bakat" seperti itu pada makhluk Cancer, but believe me, that’s not kinda flirting seperti makna dlm kamus, believe, I just wanna build wider networking. I don’t steal your boy friends, I don’t wink to any charming boys, I don’t offer any "promising thing" to them and the most important thing is that..they don’t date me, and I don’t ask them to do so.

So guys..please vote! Am I really a flirtatious girl?? (Aryo, Isdah….hayo jawab!?)

Blank Conversation On the Blank World

Friday, August 4th, 2006

Pagi ini ada sesuatu yang tidak biasa terjadi. Yea..saat aku liat list Mirandaku and tau klo ID miliknya online dengan mode visible, aku sempat heran. Sudah lama sekali ID itu "mati", dan semestinya memang sudah "mati", seperti juga "dia" yang sudah "mematikan diri". Sempat berpikir sih ID itu dipakai orang lain.

Makanya, begitu ada tanda amplop kuning berkelip-kelip dr ID nya, aku kaget juga. What the hell this man want? Tapi aku udah ready kok. Bagaimanapun juga, yang sudah terendap harus dialirkan, toh, semuanya sudah menjadi netral kembali.

Dan berlangsunglah conversation yang "aneh" seperti ini:
jerk: Hi..aku udah di B***** sekarang
me  : Yea, i know that
jerk: I know you are angry with me
me  : Nop. Just…little disappointed
me  : For the whole of my life I really hate a lier, and I feel so diappointed finding that you’re one of them!
jerk: Please forgive me. You don’t understand what’s actually goin on
me  : Yea..you lie to me
jerk: It’s so difficult to tell the truth. But I don’t tell anyone else bout this reality..no one there knows bout this
me  : O yea? So whom do you think I got the real story from?
jerk: So sorry…this is my fault
me  : Damn, thanks God you admit it!
jerk: But just think bout us…all I’ve done is for us
me  : For us? Us? Us who? you and her? you and me or she and I?
jerk: All the people in the world
me  : (sigh- he’s trully desperate and trying to find weird reason to escape from my attack)
        What the hell are you thinking bout the people in this world? It’s only bout us..bout you and me..bout what you’ve done to me…no..bout what we’ve done
me  : I know It’s also my fault
me  : Being so stupid is a big fault, isn’t it?
jerk: You don’t understand…
me  : I do. I couldn’t believe that you could do such a thing…yea..you are just as damn as him
jerk: I was crazy
me  : Yea..YOU WERE..and may be YOU ARE
jerk: It’s my fault. I’ll pay for it
me  : Nothing to be paid. Nothin can heal my pain. Gee..that’s part of my life, let me go trough it
jerk: I’ll pay it by myself
me  : UP TO YOU, Lier…
jerk: You call me A lier..in fact I don’t understand why you just followed the steam easily…
me  : That’s becoz I was stupid, I’m an Idiot. I’ve said that. Are you deaf, blind or what?!
jerk: It’s so funny…
me  : Ha ha ha..yea! It’s the funniest joke I’ve ever Got! Thanks for dropping by on my life and gave me that joke!
jerk: Don’t you understand that it also taught you bout carrefulness?
me  : Thanks (again) for reminding me that I’m an Idiot. Thanks!
me  : I didn’t feel so down as what you think, I’m just disapponted, that’s all. Mainly, it’s becoz you dumped my beliefs to you. That’s all
jerk: Now I can’t say anything anymore…
me  : That’s been gone. Nothing can be discussed anymore. Thanks for greeting me today. I’m happy with whatever I have now, so don’t bother my life anymore.
me  : Good afternoon and have a nice day
jerk: Oke..u too

Begitu saja, tapi cukup menguras "tenaga". Hah…untung aja sekarang hari Sabtu, jadi perasaan "blanK" itu ga kebawa di kantor sampe sore. Setelah conversation itu aku lihat dia tetep OL, and ketika aku memutuskan mengganti mode ol-ku jadi visible, dia ngirim message lagi:

apapun yang kau ketahui dan kau katakan padaku…mungkin ada yang benar. hal yang benar adalah aku telah bohong…tapi hal yang salah adalah..semua yang kau ketahui tentang aku.tak satupun temanku di sana tau siapa aku, darimana aku, dan bagaimana aku. apapun yang terjadi adalah salahku, karena aku telah bohong. angin akan selalu membawa apapun untuk bersamanya, hanya yang kuatlah yang tidak terbawa. kuharap kau kuat. kata kasar, emosi kemarahan itu pantulan jiwa kita yang dipermainkan oleh keadaan. karena kepandaian terkadang manusia tak mau merendah dan mengaku salah, karena itu yang tersulit dalam hidup. mungkin ini kau anggap hanya bualan bangsatku, makasih. 

Duh..aneh…aneh….
Apa aku pernah mengenal "dia"? Sepertinya dia memang bukan "orang yg kukenal" setengah tahun yang lalu. So thanks God you take me to this way!
***sigh***

NOTE: conversation ini dikutip dengan bahasa dan emosi yang sama seperti pada saat chatting berlangsung.